Minggu, 27 April 2014

MANAGEMEN MARKETING


MACAM – MACAM PENGERTIAN MANAGEMEN MARKETING
Pengertian manajemen pemasaran menurut American Marketing Association adalah sebagai berikut: Manajemen Pemasaran adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian operasi pemasaran total, termasuk tujuan perumusan tujuan pemasaran, kebijakan pemasaran, program pemasaran dan strategi pemasaran, yang ditujukan untuk menciptakan pertukaran yang dapat memenuhi tujuan individu maupun organisasi.
Pengertian manajemen pemasaran menurut Philip Kotler/Armstrong (2002:14), terjemahan Wilhelmus W. Bakowatun menyebutkan bahwa : “Manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atas program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi”
Pengertian manajemen pemasaran menurut Buchari Alma (2004:130), yaitu: “ Manajemen Pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran perusahaan ataupun bagian dipemasaran.”
Pengertian manajemen pemasaran menurut Lupiyo Adi (2006:6) dikatakan bahwa : “Manajemen pemasaran adalah suatu analisis, perencana, pelaksanaan serta kontrol program-program yang telah direncanakan dalam hubungannya dengan pertukaran-pertukaran yang diinginkan terhadap konsumen yang dituju untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun bersama”.
Pengertian manajemen pemasaran menurut Philip William J. Shultz (dalam buku Prof. Dr. H. Buchari Alma, “Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa”, cetakan-7, 2005, p130), Manajemen pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran perusahaan ataupun bagian dari perusahaan.
Pengertian manajemen pemasaran dalam buku "Manajemen Pemasaran: Analisis Perilaku Konsumen (Dharmmesta & Handoko, 1982)" adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba. Proses pemasaran itu dimulai jauh sejak sebelum barang-barang diproduksi, dan tidak berakhir dengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga memberikan kepuasan kepada konsumen jika menginginkan usahanya berjalan terus, atau konsumen mempunyai pandangan yang lebih baik terhadap perusahaan (Dharmmesta & Handoko, 1982).
Pengertian manajemen pemasaran menurut John W. Mullins, Marketing management is the process of analyzing, implementing, coordinating, and controlling programs, involving the conception, pricing, promotion, and distributions of products, services and ideas designed to create and maintain beneficial exchanges with target market for the purpose of achieving organizational objectives.
Pengertian manajemen pemasaran menurut Peter R. Dickson, Marketing management is the many and variate organizational activities involved in understanding what consumer want and how they behave.
Pengertian manajemen pemasaran menurut Swastha (1995 : 5) : penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan.
Pengertian manajemen pemasaran menurut Sofyan Assauri (2004) Manajemen Pemasaran merupakan kegiatan menganalisis, merencanakan, mengkoordinasikan dan mengendalikan semua kegiatan yang terkait dengan perancangan dan peluncuran produk, pengkomunikasian, promosi dan pendistribusian produk tersebut, rnenetapkan harga dan mentransaksikannya, dengan tujuan agar dapat memuaskan konsumennya dan sekaligus dapat mencaapi tujuan organisasi perusahaan jangka panjang.
Pengertian manajemen pemasaran menurut Winardi, mengemukakan “manajemen pemasaran adalah proses pengambilan keputusan, perencanaan, pengawasan aspek-aspek pemasaran sesuatu perusahaan sehubungan dengan konsep pemasaran, di dalam sistem pemasaran.”
Pengertian manajemen pemasaran menurut William J. Stanton adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang ditujukan untuk mengadakan pertukaran dengan pasar yang dituju, dengan maksud untuk mencapai tujuan organisasi.
Pengertian manajemen pemasaran dalam buku Marketing management: A strategic approach with a global orientation (Boyd, Walker, Larreche, 1998) adalah suatu proses analisis, perencanaan, implementasi, koordinasi dan pengendalian program pemasaran yang meliputi kebijakan produk, harga, promosi, dan distribusi dari produk, jasa, dan ide yang ditawarkan untuk menciptakan dan meningkatkan pertukaran manfaat dengan pasar sasaran dalam upaya pencapaian tujuan organisasi (Boyd, Walker, Larreche, 1998, p.16).

Kode Beep pada Ami BIOS dan Kode HTML


Kode Beep AMI BIOS

NoGejalaDiagnosa Pesan/Peringatan Kesalahan

11 Beep pendekRAM gagal merefresh
22 Beep pendekSirkuit  gagal mengecek keseimbangan RAM Parity (sistem memori)
33 Beep pendekBIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
44 Beep pendekTimer pada sistem gagal bekerja
55 Beep pendekMotherboard tidak dapat menjalankan prosessor
66 Beep pendekController pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
77 Beep pendekVideo Mode error
88 Beep pendekTes memori VGA gagal
99 Beep pendekChecksum error ROM BIOS bermasalah
1010 Beep pendekCMOS shutdown read/write mengalami errror
1111 Beep pendekChache memori error
121 Beep panjang 3 Beep pendekConventional/Extended memori rusak
131 Beep panjang 8 beep pendek




Tes tampilan gambar gagal




CARA MENAMBAHAN / MEMASANG KODE HTML DI BLOG







berikut adalah langkah - langkah nya !

1. pertama anda harus login ke blogger terbelih dahulu ..

2. Setelah anda login lalu anda klik




3. lalu anda klik "add gadget"



4. lalu anda pilih HTML / JAVASCRIPT



5. Setelah itu masukkan kode javasript anda , lalu klik savve




6. Selanjutnya jika anda ingin benar-benar mau menyimpannya di blog , klik save arragement














KODE WARNA PADA HTML


#FOF8FF
Aliceblue
#FAEBD7
Antiquewhite
#00FFFF
Aqua
#7FFFD4
Aquamarine
#F0FFFF
Azure
#F5F5DC
Beige
#FFE4C4
Bisque
#000000
Black
#FFEBCD
Blanchedalmond
#0000FF
Blue
#8A2BE2
Blueviolet
#A52A2A
Brown
#DEB887
Burlywood
#5F9EAD
Cadetblue
#7FFF00
Chartreuse
#D2691E
Chocolate
#FF7F50
Coral
#64950
Cornflowerblue
#FFF8DC
Cornsilk
#DC143C
Crimson
#00FFFF
Cyan
#00008B
Darkblue
#008B8B
Darkcyan
#B8860B
Darkgoldenrod
#A9A9A9
Darkgray
#006400
Darkgreen
#8B008B
Darkmagenta
#BDB76B
Darkkhaki
#556B2F
Darkolivegreen
#FF8C00
Darkorange
#9932CC
Darkorchid
#8B0000
Darkred
#E9967A
Darksalmon
#8FBC8B
Darkseagreen
#483D8B
Darkslateblue
#2F4F4F
Darkslategray
#00CED1
Darkturquoise
#9400D3
Darkviolet
#FF1493
Deeppink
#00BFFF
Deepskyblue
#696969
Dimgray
#1E90FF
Dodgerblue
#B22222
Firebrick
#FFFAF0
Floralwhite
#228B22
Forestgreen
#FF00FF
Fuchsia
#DCDCDC
Gainsboro
#F8F8FF
Ghostwhite
#FFD700
Gold
#DAA520
Goldenrod
#808080
Gray
#008000
Green
#ADFF2F
Greenyellow
#F0FFF0
Honeydew
#FF69B4
Hotpink
#CD5C5C
Indianred
#4B0082
Indigo
#FFFFF0
Ivory
#F0E68C
Khaki
#E6E6FA
Lavender
#FFF0F5
Lavenderblush
#7CFC00
Lawngreen
#FFFACD
Lemonchiffon
#ADE8E6
Lightblue
#F08080
Lightcoral
#E0FFFF
Lightcyan
#FAFAD2
Lightgoldenrodyellow
#90EE90
Lightgreen
#D3D3D3
Lightgray
#FFB6C1
Lightpink
#FFA072
Lightsalmon
#20B2AA
Lightseagreen
#87CEFA
Lightskyblue
#778899
Lightslategray
#B0C4DE
Lightsteelblue
#FFFFE0
Lightyellow
#00FF00
Lime
#32CD32
Limegreen
#FAF0E6
Linen
#FF00FF
Magenta
#800000
Maroon
#66CDAA
Mediumaquamarine
#0000CD
Mediumblue
#BA55D3
Mediumorchid
#9370DB
Mediumpurple
#3CB371
Mediumseagreen
#7B68EE
Mediumslateblue
#00FA9A
Mediumspringgreen
#48D1CC
Mediumturquoise
#C71585
Mediumvioletred
#191970
Midnightblue
#F5FFFA
Mintcream
#FFE4E1
Mistyrose
#FFE4E1
Moccasin
#FFDEAD
Navajowhite
#000080
Navy
#FDF5E6
Oldlace
#808000
Olive
#6B8E23
Olivedrab
#FFA500
Orange
#FF100%0
Orangered
#DA70D6
Orchid
#EEE8AA
Palegoldenrod
#98FB98
Palgreen
#AFEEEE
Paleturquoise
#DB7093
Palevioletred
#FFEFD5
Papayawhip
#FFDAB9
Peachpuff
#CD853F
Peru
#FFC0CB
Pink
#DDA0DD
Plum
#B0E0E6
Powderblue
#800080
Purple
#FF0000
Red
#BC8F8F
Rosybrown
#4169E1
Royalblue
#8B4513
Saddlebrown
#FA8072
Salmon
#F4A460
Sandybrown
#2E8B57
Seagreen
#FFF5EE
Seashell
#A0522D
Sienna
#C0C0C0
Silver
#87CEEB
Skyblue
#708090
Slategray
#FFFAFA
Snow
#00FF7F
Springgreen
#4682B4
Steelblue
#D2B48C
Tan
#008080
Teal
#D8BFD8
Thistle
#FF6347
Tomato
#40E0D0
Turquoise
#EE82EE
Violet
#F5DEB3
Wheat
#FFFFFF
White
#F5F5F5
Whitesmoke
#FFFF00
Yellow
#9ACD32
Yellowgreen

servis karbulator smash


Pengertian Karburator Smash




Pengertian dan Fungsi Karburator



·                     Pengertian Karburator

Karburator merupakan bagian yang penting pada sepeda motor. Hampir semua sepeda motor menggunakan karburator karena umumnya sepeda motor menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya. Karena itu karburator yang baik harus mampu membuat gas yang sempurna dan sesuai dengan kebutuhan mesin pada setiap tingkat penggunaan dan kecepatan putaran mesin. Untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna dibutuhkan perbanbingan bensin dan udara dalam percampuran gas, menurut teoritis adalah 1:15. Artinya 1 gram bensin harus dicampur dengan 15 gram udara. Apabila perbandingan campurannya lebih dari 1:15 maka biasanya dikatakan campuran miskin contoh 1:18. Apabila perbandingan campuran kurang dari 1:15 maka dikatakan campuran kaya contoh 1:12. Didalam praktek pada umumnya digunakan campuran kaya, ini untuk mendapatkan daya mesin yang lebih besar (boros mesin). Dan dengan sebaliknya apabila menghendaki bahan bakar yang ekonomis maka bisa digunakan campuran miskin. Untuk campuran miskin ini biasa digunakan pada mesin 4 tak karena gerakan motor ini tak secepat kerja motor 2 tak.


·                     Fungsi Karburator




Karburator berfungsi untuk mencampur bahan bakar dan udara dalam perbandingan yang tertentu sehingga menjadi gas pembakar yang dibutuhkan oleh mesin motor.
·                     Komponen – Komponen Karburator dan Fungsinya
1.                  Mangkok karburator ( float chamber ) Berfungsi untuk menyimpan bensin pada waktu belum digunakan.
2.                  Klep / Jarum Pelampung Berfungsi untuk mengatur masuknya bensin kedalam mangkok karburator.
3.                  Pelampung ( float ) Berfungsi untuk mengatur agar tetapnya bahan bakar didalam mangkok karburator.
4.                  Skep / Katup Gas Berfungsi untuk mengatur banyaknya gas yang masuk kedalam silinder.
5.                  Pemancar Jarum ( main jet / needle jet ) Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu motor di gas besarnya diatur oleh terangkatnya jarum skep.
6.                  Jarum Skep / Jarum Gas ( jet needle ) Berfungsi untuk mengatur besarnya semprotan bensin dari main nozzle pada waktu motor di gas.
7.                  Pemancar besar / induk ( main jet ) Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu motor di gas full ( tinggi ).
8.                  Pemancar kecil / stasioner ( slow jet ). Berfungsi untuk memancarkan bensin waktu langsam / stationer.
9.                  Sekrup Gas / Baut Gas ( throttle screw ) Berfungsi untuk setelan posisi skep sebelum di gas.
10.              Skrup udara / baut udara ( air Screw ) Berfungsi untuk mengatur banyaknya udara yang akan dicampur dengan bahan bakar.
11.              Katup Cuk ( choke valve ) Berfungsi untuk menutup udara luar yang masuk ke karburator sehingga gas menjadi kaya digunakan pada waktu start.
 Tambahan :Fungsi Pilot jet dan main jet. Di dalam karburator, selain ada pelampung dan jarumnya, juga terdapat part yang namanya Pilot dan Main jet .Secara fungsi, baik main jet maupun pilot jet merupakan part jeroan yang dipakai untuk mendukung tugas utama dari karbu,

PENASARAN DENGAN ULASAN NYA
,,neh langsung aja baca artikel berikut ini ya...



Saat mesin mulai distarter dan hidup, suplai bahan bakarnya dialirkan melalui pilot jet. “Sampai putaran mesin menengah, pasokan bahan bakar masih mengandalkan part itu. Boleh dibilang juga, bahwa onderdil ini membantu motor untuk berakselerasi pada putaran mesin bawah sampai menengah,” 

Makanya, tak jarang untuk mendapatkan besutan yang galak di putaran mesin bawah, ukuran pilot jet diseting ulang. Tapi bagaimana menentukan bahwa ukuran pilot jetnya sudah pas?

“Gampang. Setelah pilot jet bawaan motor diganti ukurannya dan motor digeber, coba lihat sisa pembakaran di ujung busi. Bila berwarna putih, tandanya suplai bahan bakar terlalu miskin,”



Itu kalau ukurannya kekecilan, nah bila terlalu besar maka akan terlihat saat grip gas dipelintir spontan. Di sini mesin motor tak bisa langsung meraung di putaran rendah sesaat setelah grip gas dibuka.

Namun setelah putaran mesinnya mulai sesuai dengan suplai bahan bakar, maka mesin akan normal kembali. “Itu terjadi karena pada rpm rendah, suplai bahan bakar terlalu banyak,” 


Main Jet
Juga dipakai sebagai part pendukung karbu untuk mensuplai bahan bakar ke ruang bakar. Walau fungsinya sama, namun main jet akan bekerja mengalirkan bahan bakar saat putaran mesin sudah ada di tengah sampai atas.

Saat mengaplikasi knalpot aftermarket untuk mendongkrak stamina, biasanya mekanik menyarankan untuk ganti ukuran main jet. “Tentu itu untuk bisa mendapat suplai bahan bakar yang pas, saat rpm mulai main di putaran mesin tengah sampai atas,...


Nah untuk mendapatkan ukuran yang pas, perlu perhatikan tanda-tandanya. Bila kelar ganti main jet dan saat motor digeber cepat menjerit, maka dipastikan ukuran main jet kekecilan. “Tentu hal itu membuat motor larinya jadi tak bisa maksimal,

Sebaliknya, bila ukuran main jet terlalu besar maka akibatnya mesin akan brebet di putaran atas. Tentu hal tersebut karena suplai bahan bakar yang terlalu berlebih.




·                     Tipe Karburator

kalau yang ini gambar karburator Smash


Type karburator yang digunakan pada mesin motor ada 2 macam yaitu :
1.                  Karburator Arus Datar Yaitu karburator yang arah masuknya gas kedalam motor dengan arah datar, biasanya banyak digunakan pada motor buatan jepang.
2.                  Karburator Arus Turun Yaitu karburator yang arah masuknya gas kedalam motor dengan arah turun, biasanya banyak digunakan pada motor vespa, Lambretta, Bajaj dan sebagian pada motor jepang type SUZUKI FD 110 XC.

·                     Cara Kerja Karburator
Pada waktu mesin di hidupkan silinder mengadakan gerak isap maka isapan tersebut mengisap udara luar masuk ke dalam motor melalui spoeyer/jet, maka tekanan udara di permukaan jet rendah dan dari dalam spoeyer tadi memancarkan bensin. Sedangkan pancaran tersebut berupa kabut bensin/atomisasi yang disebabkan oleh adanya udara yang mengalir melalui saluran udara ke masing-masing spoeyer. Baik itu merupakan slow jet atau main jet. Sehingga dengan mudah bercampur udara menjadi gas yang diperlukan oleh motor dan pencampuran ini disebut venture. Dan inilah cara kerja karburator pada umumnya baik pada putaran mesin rendah maupun tinggi.

·                     Tingkat Kecepatan

Tingkat kecepatan terbagi 4 yaitu :
1.                  Putaran Stasioner (langsam) Posisi handle gas = 0 / lepas gas pada tingkatan ini bagian yang berpengaruh ialah sekrup udara (air screw) dan sekrup gas (throttle stop sore), apabila terjadi ketidak normalan didalam hidupnya mesin maka yang diperlukan di setel hanya dua bagian ini.
2.                  Putaran Rendah Diatas stasioner gas = 0 / 1/8. Pada tingkatan ini alat komponen karburator yang berpengaruh ialah sekrup udara dan coakan pada katup gas atau coak sekrup (cut away).
3.                  Putaran Menengah Diatas 1/8 sampai 3/4 gas, dan pada tingkatan ini komponen yang berpengaruh hanyalah coakan skep dan posisi tinggi jarum skepnya.
4.                  Putaran Tinggi Diatas 3/4 gas sampai dengan full yang berpengaruh pada tingkatan ini hanyalah besarnya lubang main jet.

·                     Langkah Kerja
1.                  Melepas dan Pembongkaran Karburator

Melepas karburator
- Lepaskan leg shield tengah
- Lepaskan leg shield kiri kanan
- Lepaskan baut-baut saluran pemasukan
- Cabut selang bensin dan selang vakum
- Lepaskan starter plunger dari rangka karburator
- Lepaskan sabuknya
- Lepaskan kabel gasPembongkaran Karburator
- Lepaskan saluran pemasukan dengan melepas baut-bautnya
- Lepaskan rumah pelampung (6) dengan melepas sekrup-sekrupnya
- Lepaskan O-Ring.Perhatikan ! Gantilah O-Ring dengan yang baru
- Lepaskan rangkaian pelampung (1) dan needle valve dengan melepas pinnya (2) Perhatikan ! Jangan menggunakan kawat untuk membersihkan saluran – saluran dan lubang
– lubangnya.
- Lepaskan main jet (3) dan pilot jet (4)
- Lepaskan pilot air jet (5) Catatan : Sebelum melepas pilot air jet putarlah dengan perlahan searah jarum jam untuk melepaskan seting dan hitung jumlah putarannya agar dudukan sekrup tidak cacat. Hal ini sangat penting untuk menset kembali saat pemasangan pilot air jet pada posisi semula:


·                     Perakitan dan Pemasangan Karburator

1.                  Perakitan Karburator

- Pasang pilot air jet
- Pasang kembali main jet dan pilot jet pada dudukannya
- Pasang kembali rangkaian pelampung dan needle valve dengan memasang pinnya
- Pasang kembali O-Ring
- Pasang rumah pelampung dan kencangkan sekrup-sekrupnya
- Pasang kembali saluran pemasukan dan kencangkan baut-bautnya Dalam merakit karburator perhatikan hal-hal berikut ini : Gantilah gasket dan O-Ring pada body saluran pemasukan karburator dengan yang baru, kalau sudah menimbulkan tanda-tanda kerusakan.

2. Pemasangan Karburator



- Pasang kabel gas
- Pasang kembali kran bahan bakar
- Kencangkan baut-baut saluran pemasukan
- Pasang skep ke dalam karburator dengan menepatkan sesuai dengan alurnya pada sekrup  penahan skep.
- Kencangkan tutup kepala karburator dengan baik
- Pasang kembali leg shield kiri kanan
- Pasang kembali leg shield tengah Penyetelan sekrup udara
1.                  Putar sekrup udara searah jarum jam sampai duduk dengan ringan dan kemudian kembalikan pada posisi sesuai dengan spesifikasi yang diberikan.
2.                  Hangatkan mesin sampai suhu operasi.
3.                  Hidupkan mesin dan setel putaran stasioner mesin dengan sekrup penahan skep.
4.                  Putar sekrup udara masuk atau keluar dengan perlahan sampai tercapai putaran mesin tertinggi.
5.                  Setel kembali putaran mesin dengan memutar sekrup penahan skep.


Terima Kasih ,, Semoga Bermanfaat ...!!!!!


Pengertian HTML dan Tag-Tag HTML

Pengertian HTML dan Tag-Tag HTML

Pengertian
HTML atau HyperText Markup Language adalah sebuah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat sebuah halaman website dan menampilkan berbagai informasi yang terdapat dalam sebuah browser internet. HTML bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan pada dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML atau Standard Generalized Markup Language). HTML saat ini merupakan standar internet yang didefinisikan dan dikendalikan oleh penggunanya oleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer. HTML juga dapat dikenali oleh aplikasi pembuka email ataupun dari PDA dan program lain yang memiliki kemampuan browser.
Tag-Tag
HTML dokumen tersebut mirip dengan dokumen teks biasa, hanya dalam dokumen ini sebuah teks bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode atau lebih dikenal dengan TAG tertentu. Dalam penggunaannya sebagian besar kode HTML tersebut harus terletak di antara tag kontainer. Yaitu diawali dengan <namatag> dan diakhiri dengan </namatag> (terdapat tanda “/”).
Sebuah halaman web minimal mempunyai empat buat tag, yaitu :
<HTML> Sebagai tanda awal dokumen HTML.
<HEAD> Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.
<TITLE> Sebagai titel atau judul halaman. Kalimat yang terletak di dalam tag ini akan muncul pada bagian paling atas browser Anda (pada title bar).
<BODY> Sebagai isi dari sebuah halaman website. Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti warna latar belakang, warna teks, warna link, warna visited link, warna active link dan lain-lain.
Tag-tag lainnya
HTML code
Keterangan
<!–    –>
Memberi komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada tag kontiner ini tidak akan terlihat pada browser
<a href>
Membuat link ke halaman lain atau ke bagian lain dari halaman tersebut
<a name>
Membuat nama bagian yang didefinisikan pada link pada halaman yang sama
<applet>
Sebagai awal dari Java applets
<area>
Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada image map
<b>
Membuat teks tebal
<basefont>
Membuat atribut teks default seperti jenis, ukuran dan warna font
<bgsound>
Memberi (suara latar) background sound pada halaman web
<big>
Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya
<blink>
Membuat teks berkedip
<br>
Pindah baris
<caption>
Membuat caption pada tabel
<center>
Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar
<comment>
Meletakkan komentar pada halaman web tidak tidak akan nampak pada browser
<dd>
Indents teks
<div>
Represents different sections of text.
<embed>
Menambahkan sound or file avi ke halaman web
<fn>
Seperti tag <a name>
<font>
Mengganti jenis, ukuran, warna huruf yang akan digunakan utk teks
<form>
Mendefinisikan input form
<frame>
Mendefinisikan frame
<frameset>
Mendefinisikan attribut halaman yang akan menggunakan frame
<h1>…<h6>
Ukuran font
<hr>
Membuat garis horizontal
<html>
Bararti dokumen html
<i>
Membuat teks miring
<img>
Image, imagemap atau an animation
<input>
Mendefinisikan input field pada form
<li>
Membuat bullet point atau baris baru pada list (berpasangan dengan tag <dir>, <menu>, <ol> and <ul> )
<map>
Mendefinisikan client-side map
<marquee>
Membuat scrolling teks (teks berjalan)
<nobr>
Mencegah ganti baris pada teks atau images
<noframes>
Jika browser user tidak mendukung frame
<ol>
Mendefinisikan awal dan akhir list
<p>
Ganti paragraf
<pre>
Membuat teks dengan ukuran huruf yg sama
<script>
Mendefinisikan awal script
<table>
Membuat tabel
<td>
Kolom pada tabel


<tr>
Baris pada tabel
<u>
Membuat teks bergaris bawah